Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri Anak Kurang Gizi

Ciri Anak Kurang Gizi

Mama, kenali dan waspadai ciri-ciri anak kurang gizi berikut ini, jangan abaikan salah satu tandanya adalah jika gusi anak mudah berdarah.

Ciri Anak Kurang Gizi
gambar dari freepik.com

Pada masa tumbuh kembangnya, setiap anak tentu membutuhkan asupan gizi yang cukup.

Selain itu, nutrisi yang tepat juga begitu penting untuk kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan si Kecil.

Pemberian asupan gizi dan nutrisi yang tepat diperlukan supaya anak tidak mengalami kekurangan gizi.

Kekurangan gizi atau malnutrisi sendiri adalah kondisi saat tubuh anak tidak memperoleh asupan nutrisi yang cukup dalam jangka waktu yang lama.

Sehingga tubuh anak tidak mampu membantu perkembangan organ vital anak.

Lantas apa saja ciri-ciri dari kekurangan gizi pada anak yang perlu Mama waspadai?

Berikut adalah informasi mengenai ciri-ciri anak kurang gizi.


Kulit dan rambut menjadi kering

Kondisi kurang gizi dapat dinilai dari terjadinya kulit kering, pecah-pecah, kemudian disusul dengan rambut yang tampak tidak bersinar atau kusam, dan ujung rambut pecah-pecah pada anak.

Kulit dan rambut berubah menjadi kering dapat disebabkan oleh kurangnya vitamin A, D, E, dan K.

Hal tersebut juga bisa terjadi karena kekurangan mikronutrien, yakni vitamin B.


Berat badan sulit naik

Berat badan anak yang sulit naik merupakan tanda atau ciri-ciri bahwa anak mengalami kekurangan gizi.

Sulitnya berat badan anak naik dikarenakan anak tidak mengonsumsi cukup kalori, tidak menyerap kalori, atau membakar terlalu banyak kalori.

Selain itu, kondisi ini juga disebabkan karena tubuh anak yang susah untuk memecah, mengolah, atau mengambil energi dari makanan yang dikonsumsi.


Sering merasa cepat lelah

Kurang gizi merupakan kondisi dimana anak tidak menerima nutrien, mineral dan kalori yang cukup.

Hal inilah yang dapat memicu tubuh anak menjadi mudah merasa lelah meskipun hanya melakukan aktivitas yang ringan.

Gejala mudah lelah pada anak juga bisa disebabkan karena kurangnya asupan makanan yang mengandung vitamin D, B-12, potassium, zat besi, dan magnesium.


Anak menjadi rewel

Anak dengan gizi yang kurang umumnya menunjukkan tanda melalui perubahan sikapnya, salah satunya adalah menjadi mudah rewel.

Penyebab anak rewel dapat dipicu oleh berbagai alasan seperti merasa lapar, butuh diperhatikan atau bahkan tubuhnya merasa sakit dan tidak nyaman.

Kondisi rewel yang dialami anak tentu membuat Mama cemas, apalagi jika si Kecil tidak kunjung tenang walau sudah mencoba beberapa cara.


Mata dan pipi tampak cekung

Kurangnya asupan gizi dan nutrisi yang cukup pada anak tentu akan menimbulkan perubahan fisik yang cukup terlihat dari bentuk tubuh maupun wajah.

Mulai dari pipi dan mata anak yang berubah menjadi cekung.

Cekungnya mata anak dapat disebabkan oleh dehidrasi.

Dehidrasi adalah suatau kondisi saat tubuh anak kekurangan cairan, contohnya kurang minum dan terlalu banyak berkeringat.


Anak sering sakit

Anak yang nafsu makanya kurang dapat dengan mudah sakit dan terserang penyakit.

Faktor penyebab dari dari anak yang mudah sakit salah satunya adalah karena masalah sistem kekebalan tubuh.

Penyakit seperti pilek, flu, dan demam cukup sering dialami oleh anak.

Penyebabnya adalah sistem imun pada anak belum cukup kuat untuk menghadapi serangan virus atau kuman dari luar.


Mulut dan gusi mudah terluka

Melansir dari Insider, masalah gigi dan mulut pada anak yang tak kunjung sembuh, dapat menjadi indikasi bahwa anak mengalami kekurangan gizi.

Anak yang sudut bibirnya mudah pecah-pecah dapat terjadi karena kuranganya zat besi atau vitamin B (riboflavin).

Selain itu, gusi anak yang sering berdarah bisa diakibatkan karena asupan vitamin C di dalam tubuh tidak terpenuhi.


Nafsu makan turun

Anak yang mengalami kurang gizi umumnya akan kehilangan selera makan dan membuat mereka hanya mau mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit.

Oleh karena itu, Mama perlu mewaspadai apabila anak hanya mengigit atau bermain dengan makanannya, karena hal ini bisa saja membuat anak berisiko terkena kekurangan gizi.


Proses penyembuhan luka tidak cepat

Kekurangan gizi dapat menyebabkan anak yang memiliki luka di tubuh menjadi lebih lambat masa penyembuhannya.

Kekurangan nutrisi, berupa vitamin A, C, protein, zinc, serta zat besi mampu menghambat proses penyembuhan luka pada anak.

Oleh karena itu, anak mama perlu asupan nutrisi yang cukup dengan cara mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung pemulihan luka.


Massa lemak dan otot anak berkurang

Anak yang mengalami tanda-tanda kurang gizi dapat terindikasi memiliki sebuah penyakit dengan sebutan kaheksia.

Kaheksia merupakan kondisi umum yang disebabkan oleh keadaan yang kronis karena malnutrisi, tumor ganas, dan kesehatan yang buruk.

Penyakit ini mampu memicu peningkatan katabolisme protein otot sehingga menyebabkan penurunan massa otot pada tubuh anak.


Penutup

Demikian artikel dari Kamus Mama mengenai Ciri Anak Kurang Gizi.

Apabila si Kecil mengalami salah satu dari beberapa ciri di atas, maka segera periksa dan berkonsultasi dengan dokter.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :


Sumber referensi :

  • berbagai sumber


Posting Komentar untuk "Ciri Anak Kurang Gizi"